Tuesday, February 28, 2017

Belajar Kelompok Yang Terselubung

Hallo guys, sebelumnya saya sudah mempunya sebuah blog, tetapi blog saya satunya membahas mengenai ilmu programming dan berbau dengan dunia IT. Disini saya ingin membuat blog khusus mengenai cerita yang saya alami selama saya berkarir sebagai programmer. Ya mungkin cerita cerita disini akan flashback kebelakang atau mungkin saja yang baru saja terjadi ya, karena saya baru saja kepikiran untuk menulisnya.

Ini adalah postingan saya pertama di blog ini, kejadian ini baru saja saya alami beberapa hari lalu, hmm mungkin beberapa minggu kali ya. Bekerja disebuah perusahaan yang menjadi kebanggaan dan akhirnya menjadi sebuah keharusan untuk secepatnya getOut. Disini saya tidak membahas mengapa saya ingin keluar dari tempat perusahaan saya bekerja. Disini saya hanya ingin menceritakan lingkungan ditempat saya bekerja.

Sebenarnya sih, cukup lucu ya, dalam 1 lingkup suatu sebut saja 1 division, yang dimana terdiri dari beberapa manusia didalamnya, saya akan flashback kebalakang ditulisan saya selanjutnya. Disini singkatnya : 

Dalam sebuah divisi atau kelompok bekerja kita sudah pasti mempunyai atasan, dimana atasan tersebut berfungsi untuk membimbing kita. Disini saya bekerja di bagian software kebetulan bidang saya IT. Dari 5 orang entah lah hanya 4 orang saja yang yang diberikan sebuah kursus, dan lucunya lagi kursus yang diadakan ini tidak diketahui oleh atasannya/Bosnya. 

Tujuan dari kursus tersebut adalah terciumnya gerak gerik saya ingin resign dari perusahaan ini, dan apa yang menjadi jobdesk saya karena kelak nanti mereka yang akan memegang jobdesk saya. Nah disini maka diadakan kursus, tetapi terselubung, dan kursus ini yang mengadakan adalah divisi lain / diluar dari divisi IT. "kan lucu ??" memangnya divisi lain memahami mengenai IT ? "engga kan ?", dan parahnya lagi, materi kursus mereka sama sekali tidak nyambung dengan jobdesk saya, "hmm mungkin nyambung tetapi hanya dasarnya saja mungkin ya".

Setelah beberapa hari berlalu, mereka datang dan kembali dan saya membayangkan seolah olah ada backsoundnya guys "Kami kembali,, kami siap berperang". hahaha
Pada saat mereka kembali saya penuh dengan rasa syukur dan akhirnya kalian mau juga mempelajari apa yang saya kerjakan, walaupun kursusnya mereka rada gak nyambung. hehehe

Sampailah disaat si bos berbicara kepada salah satu dari mereka : kita sebut saja anak ini namanya "lingling";

  • Bos : Ling, hmm gimana udah pada kursus python kan ?
  • Ling2 : hmm iya pak
  • Bos : hmm kalo seandainya, megang python siap ga ?
  • Ling : (dengan suara lantang), OOOOOHH GAK PAK, SAYA GA BISA, SI A AJA PAK. (spontan langsung menunjuk orang lain),
  • Bos : Loh,, kan udah kursus.
  • Ling2 : KEMARIN YANG SAYA PELAJARI MASIH BASIIC.
Si bos ketawa tiba-tiba lalu langsung terdiam, dan saya langsung ketawa lebar sambil berkata "WAAAAAAAHAHAHAH KIRAIN KURSUSNYA YANG EXPERT, TERNYATA BASIC TOH".

Maaf ya bukannya saya menertawakan kalian, tetapi kalian lah yang mencoba membatasi komunikasi dengan saya dan atasa, dan tidak adanya kordinasi, ya kalian boleh lah menyombongkan diri dan bangga bisa dikursusin dari PERUSAHAAN GRATIS, bersertifikat dan BARENG-BARENG, tapi ya gak begitu juga menjawab pertanyaan si Bos. 

Coba bandingkan dengan saya, saya minta kursus ga diberikan, bersertifikat juga tidak, bahkan saya belajar di luar langsung dengan orang yang ahli tetapi karena saya sering keluar kantor dan tidak absen dan yang terjadi dengan saya apa ? tapi hasil dari belajar saya alhamdulilah sudah menciptakan aplikasi dan sudah berjalan selama setahun, walaupun kebanyakan orang menjelek-jelakan aplikasi yang saya buat, ya terserah kalian toh setidaknya hasil saya belajar lebih ada, lalu apa gunanya menjadi musuh dalam selimut dan menjadi pengkhianat ?

Mari kita lanjut dicerita selanjutnya 



Belajar Kelompok Yang Terselubung Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Muhammad Hafid

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan partisipasinya.